Agar Anak Belajar Efektif di Rumah

Agar Anak Belajar Efektif di Rumah; Virus Corona Sedang Mewabah, Sekolah Diliburkan Sementara… Bagaimana agar Anak-anak Belajar Efektif di Rumah?

Virus Corona (COVID-19) sedang mewabah ke seluruh dunia, hingga ke Indonesia. Orang-orang yang terjangkit, bahkan meningal dunia akibat COVID-19 masih terus bertambah. Hampir semua kepala daerah di Indonesia membuat kebijakan untuk menutup sekolah (baca: meliburkan siswa agar belajar di rumah) selama dua pekan, mulai Senin, 16 Maret 2020. Penutupan ini tentu saja dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Konsekuensinya, kegiatan belajar-mengajar (KBM) pun dilakukan melalui metode jarak jauh, berbasis online. Artinya, para siswa  akan belajar di rumah selama dua pekan.

Tapi masalahnya, lingkungan rumah yang kurang kondusif untuk belajar akan membuat semangat belajar para siswa menjadi berkurang. Bisa karena kebanyakan main gadget, nonton TV, ataupun karena keasyikan leyeh-leyeh di kasur.

Nah, bagaimana caranya agar belajar di rumah tetap efektif seperti di sekolah? Bagaimana supaya KBM di rumah tetap efektif dan mengasyikkan? Simak tips berikut ini:

  1. Membuat jadwal kegiatan harian.

Membuat jadwal kegiatan harian merupakan hal pertama yang harus dilakukan agar proses KBM di rumah berjalan efektif. Susunlah kegiatan yang akan dilakukan di esok hari, mulai dari bangun tidur, belajar, makan, sholat, bermain, hingga tidur (tentukan waktunya masing-masing kegiatan tersebut), supaya tidak keasyikan main HP… atau bukannya belajar melainkan tidur sepanjang hari. Dengan membuat jadwal kegiatan harian dan melaksanakannya secara KONSEKUEN dan KONSISTEN, maka proses KBM akan menjadi produktif dan efektif.

  1. Mendesain lingkungan belajar yang nyaman.

Kamar yang terlalu nyaman dan banyak hiburan dapat membuat siswa enggan belajar (KBM). Maka siswa harus mendesain area di sekitar atau di dalam rumah untuk “disulap” menjadi tempat belajar yang kondusif.  Gunakan meja belajar portable, gelar tikar, tarik kursi meja makan, dll. untuk dipakai belajar.

  1. Jauhi sosmed selama KBM berlangsung.

Karena KBM online itu difasilitasi oleh gadget (smartphone, PC, laptop), maka jangan sampai malah kontraproduktif… bukannya belajar, malah sosmed-an: chatting, video call, bermain game online, dll. – akhirnya tidak jadi belajar.

  1. Mencatat materi yang sedang dipelajari.

Materi pelajaran akan lebih ‘masuk ke otak’ jika kita mencatatnya, dibandingkan dengan sekedar membacanya, atau hanya mendengarkannya saja.  Apalagi mata pelajaran yang banyak rumus hitungannya. Menghafal rumusnya saja tidak cukup untuk membuat siswa paham dan sukses menjawab soal-soal ujian tanpa banyak berlatih mengerjakan soal sebanyak-banyaknya.

  1. Menjaga kebersihan tempat belajar, alat tulis, dan gadget yang digunakan.

Virus Corona yang menempel pada benda-benda seperti alat tulis, mouse, gadget, dsb. dapat menginfeksi orang yang menggunakannya.  Apalagi jika benda-benda tersebut digunakan oleh banyak orang. Semprotkan desinfektan terlebih dahulu sebelum menggunakannya, dan selalu cuci tangan setiap selesai menggunakannya.

  1. Istirahat sejenak.

Jangan remehkan istirahat, karena itu juga penting untuk meningkatkan efektivitas belajar. Mulai jenuh membaca buku setelah melahap beberapa halaman; kepala pusing karena tak kunjung menemukan jawaban dari soal-soal latihan; badan pegal-pegal karena posisi duduk yang salah atau monoton selama berjam-jam… maka sangat disarankan untuk beristirahat sejenak (sejenak saja, jangan terlalu lama… nanti jadi istirahat terus dan belajarnya hanya sedikit sekali). Istirahat sejenak dari buku maupun laptop juga baik untuk kesehatan mata.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *