Agar Anak Suka Makan Sayur

Anak Suka Makan Sayur..?  Hmm, Bagaimana Caranya..??

Pada umumnya anak-anak tidak suka makan sayur, dan biasanya karena rasanya kurang enak di lidah mereka (ketimbang ayam, nugget, sosis, dsb.) Padahal, dalam sayuran terkandung banyak nutrisi penting, seperti vitamin, mineral, antioksidan, serat, dan air, yang dibutuhkan untuk mendukung tumbuh kembang anak, serta membantu melindunginya dari penyakit.

Mau tahu bagaimana cara menyiasatinya?

Setiap orang tua pasti ingin agar kebutuhan gizi anaknya terpenuhi, termasuk vitamin, mineral, dan serat yang banyak terdapat dalam sayur. Tapi sayangnya, anak-anak hampir selalu menolak makan sayur. Jika dimarahi atau dipaksa, anak justru akan makin berontak dan membenci sayuran.

Anak usia 4 sampai 8 tahun perlu mengonsumsi 2 hingga 4 porsi sayuran setiap hari. Asupan sayur ini bisa didapatkan antara lain dengan mengonsumsi segelas jus tomat, semangkok bayam, dua wortel potong, semangkok ubi rebus, segelas kacang hijau, atau semangkok jagung pipil.

Hal yang perlu diperhatikan adalah cara pemberiannya. Jika Si Kecil susah makan sayur, Bunda bisa mencoba cara-cara berikut ini:

  1. Jelaskan manfaat dan pentingnya makan sayur

Menjelaskan bahwa sayuran sangat baik bagi tubuh bisa mendorong anak suka makan sayur lho, Bun. Tapi ingat, jangan pernah memaksa anak untuk mencoba sayur yang disuguhkan. Memberi tahu manfaat sayur buat tubuh juga bisa dilakukan ketika Bunda mengajak anak masak bareng, misalnya.

  1. Mengajaknya ikut memilih dan mengolah sayur

Biarkan Si Kecil memilih sendiri sayur yang menarik perhatiannya, saat berbelanja di supermarket atau pasar. Mintalah Si Kecil untuk membantu mencuci dan memotong sayur, kemudian libatkan dia saat Bunda memasak. Dengan begitu, ia akan dengan bangga memakan sayur yang dipilih dan diolahnya sendiri.

  1. Beli sayuran yang tidak Anda kenal

Ketika berbelanja, pastikan ambil sayuran yang belum pernah Anda coba sebelumnya. Anda tidak perlu membeli 1 kilo, tapi cukup untuk dicicipi di rumah. Setelah itu, carilah resep sederhana dan cepat dalam mengolahnya.

Mengganti sayuran yang kita makan memiliki banyak keuntungan, salah satunya, kita akan mendapatkan nutrisi baru. Selain itu, kita tidak akan bosan akan menu yang sama.

  1. Campurkan sayur dengan makanan favorit anak

Si Kecil suka pizza, nasi goreng, atau sosis? Yuk, padukan sayuran dalam makanan favoritnya. Anak-anak mungkin tidak suka makan sayur yang direbus atau dikukus karena rasanya pahit atau hambar. Tapi bila dipadukan dengan makanan favorit anak, sayur akan terasa lebih enak dan anak-anak mungkin akan menyukainya.

Bunda dapat memberikan saus keju atau yoghurt sebagai pendamping menu sayuran Si Kecil. Bunda juga bisa mengajak Si Kecil membuat pizza dengan taburan sayur yang sudah dipotong kecil-kecil; atau membuat sup dengan mencampurkan sayur, seperti wortel dan brokoli, dengan bakso, daging ayam, atau sosis.

Sementara untuk anak yang masih balita, Bunda dapat memberikan bubur dengan campuran sayur dan bahan-bahan lain, seperti daging ayam, makaroni, atau keju, agar rasanya enak

  1. Berkreasi dengan sayuran

Ajaklah Si Kecil berkreasi dengan sayuran, misalnya membuat bentuk hewan di atas nasi menggunakan potongan sayur, seperti wortel, tomat, atau rumput laut. Bunda juga bisa memotong kentang dan wortel menggunakan cetakan khusus dengan bentuk yang lucu.

  1. Coba terus, jangan pernah menyerah!

Jika saat ini Si Kecil tidak mau makan sayur tertentu, belum tentu ia akan seterusnya tidak menyukai sayur tersebut…  Anak-anak mungkin perlu beberapa kali mencoba suatu jenis makanan yang baru, sebelum mereka mulai menyukainya.  Jadi, coba tawari dan berikan lagi sayuran tersebut kepada Si Kecil di lain waktu. Tapi, berikan dalam porsi kecil dulu ya, Bunda..

  1. Puji anak jika sudah makan sayur

Sebagai bentuk penghargaan dan untuk menyemangati anak, jangan lupa berikan pujian setiap kali anak sudah mengonsumsi sayur. Namun ingat, jangan memberikan anak makanan yang tidak sehat sebagai hadiah karena sudah mau makan sayur..! (Karena apabila Bunda mengatakan, “Kalau bayamnya habis, kamu boleh makan kentang goreng,” maka Si Kecil akan menjadi lebih tertarik pada kentang goreng daripada bayam. Sehingga nantinya dia akan tetap memilih makanan yang tidak sehat).

  1. Ajak temannya yang gemar makan sayur untuk makan bersama

Besar kemungkinan anak akan termotivasi untuk makan sayur saat ia melihat teman-temannya juga makan sayur. Jadi, sesekali ajaklah teman Si Kecil yang gemar makan sayur untuk makan bersama.

  1. Memberikan contoh

Tentu saja anak tidak akan berminat mengonsumsi sayur jika ia melihat ayah dan ibunya juga tidak suka makan sayur. Jadi, jika ingin membiasakan Si Kecil makan sayur, pastikan Bunda dan Ayah juga sudah terbiasa makan sayur ya. Setelah itu, berikan contoh pada Si Kecil.

Nah, sekarang tidak perlu bingung lagi untuk mengajak anak makan sayur yah, Bun… Apalagi saat ini sudah banyak resep olahan sayur untuk anak yang bisa Bunda coba, supaya Si Kecil tidak bosan. Dengan melakukan berbagai tips di atas dan membuat beragam masakan sayur yang nikmat, lama kelamaan Si Kecil pasti akan suka makan sayur.

(sumber: alodokter.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *