Agar Finansial Tetap Sehat di Tengah Wabah Penyakit (1)

Agar Finansial Tetap Sehat di Tengah Wabah Penyakit (1); 

Penyebaran virus Corona yang semakin mengkhawatirkan berdampak sangat luas dan memukul hampir seluruh sektor kehidupan. Tak terkecuali sektor ekonomi yang sangat primer dan signifikan. Jangankan bisnis  yang skalanya besar, bahkan kondisi finansial keuanga) kita pribadi pun turut terkena dampaknya.

Sebagaimana peribahasa: “Besar pasak daripada tiang”, jangan sampai di masa-masa sulit seperti ini pengeluaran membengkak, sementara pemasukan menciut, atau malah hilang samasekali. Kalau kita mampu mengatur keuangan maka akan mampu bertahan di tengah pandemi virus Corona. Kita harus bijak dalam mengatur pengeluaran, termasuk dalam membeli kebutuhan seperlunya dan tidak melakukan panic buying.

Berikut adalah tips bijak finansial yang dapat dilakukan:

  • Menilai potensi risiko

Proses untuk mengetahui seberapa besar potensi risiko yang kita miliki membantu kita membuat strategi pencapaian (goals). Hal ini dapat diukur dengan melihat aspek-aspek: usia, pekerjaan, status pernikahan, jumlah tanggungan, dan pengalaman investasi.

  • Update posisi aset dan hutang

Semua orang pasti ingin kaya, dan kekayaan seseorang dapat diukur dari kekayaan bersih yang dimiliki (total aset dikurangi total hutang). Aset meliputi aset lancar, aset investasi, dan aset guna. Hutang terbagi menjadi dua berdasarkan jatuh temponya, jangka pendek dan jangka panjang.

  • Catat pola pengeluaran

Untuk menambah kekayaan bersih, setiap orang perlu mengatur pola pengeluarannya. Dana yang menjadi tabungan dan investasi adalah total penghasilan dikurangi total pengeluaran, yang nantinya akan menambah total kekayaan bersih. Pengeluaran dibagi menjadi 4 pos: primer, kewajiban, sekunder dan tabungan/investasi.

  • Ketahui financial goal Anda

Tiga langkah sebelumnya takkan berguna kalau tidak ada financial goal (tujuan keuangan) yang jelas. Tujuan keuangan di sini dibagi menjadi dua: wajib, dan tambahan. Dalam membuat tujuan perlu diperhatikan berapa jumlah yang ingin dicapai dan berapa lama target untuk mencapainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *