Cara Melejitkan Potensi Anak

Cara Melejitkan Potensi Anak; Anak adalah individu yang unik. Setiap anak memiliki potensi-potensi yang berbeda satu sama lain namun saling melengkapi.

Butuh kesabaran ekstra dan pengertian dalam menghadapi mereka. Tidaklah bijaksana kalau berharap mereka bisa mengerti sesuatu dengan cepat dan langsung bisa.

Selain tumbuh secara fisik, anak berkembang secara psikologis. Anak yang dulu sewaktu masih balita tampak begitu lucu dan penurut, sekarang pada usia 7 tahun, misalnya, belum tentu lucu dan penurut –ada beberapa fase perkembangan yang dilaluinya.

Lalu, bagaimanakah cara melejitkan potensi anak? Berikut uraiannya:

  1. Ketahui sedini mungkin bakat dan minat anak.

Ada orang yang berbakat dalam suatu hal, namun ia belum tentu berminat untuk menjadikan hal tersebut menjadi cita-citanya. Sebagai contoh, alm. BJ. Habibie itu sangat berbakat di bidang fotografi –diakui terus terang oleh Darwis Triadi, fotografer senior. Namun Habibie tidak pernah bercita-cita menjadi seorang fotografer, melainkan menjadi seorang ahli pesawat terbang. Akan tetapi beliau memiliki bakat yang lain dimana beliau sangat berminat dan bersemangat dalam hal itu: Matematika, Fisika, dan Teknik.

Berkutat dengan hal tersebut secara disiplin, konsekuen dan persisten, maka beliau pun (atas izin Tuhan) berhasil meraih apa yang diimpikannya sejak kecil: membangun industri pesawat terbang di Indonesia.

  1. Beri ide-ide tentang aktivitas/karya yang sesuai dengan bakat dan minat mereka itu.

Anak yang masih kecil tentu belum banyak makan asam-garam kehidupan dunia; belum punya wawasan seluas orang tuanya. Maka sirami ‘pohon semangat’ yang sudah mereka miliki dengan berbagai ide, motivasi, contoh, kisah, atau apa pun yang membuatnya makin tumbuh subur.

  1. Dampingi anak dalam berkarya.

Jangan dilepas dan dibiarkan sendirian tanpa ada andil dari orang tuanya sedikit pun. Karena ketika mereka menghadapi masalah dan butuh bantuan, anak bisa galau, atau bahkan mundur teratur apabila tak ada yang datang membantunya.

Tidak masalah apabila mereka sesekali –ataupun beberapa kali– gagal dan mendapat hambatan dalam kegiatannya itu. Selama semangat tetap menyala, disiplin tetap terjaga; maka perlahan tapi pasti mereka akan semakin ahli, potensi mereka makin terasah, dan pada akhirnya berhasil meraih apa yang ia cita-citakan, insya Allah.

( sumber: https://www.kompasiana.com/jajangs/57bd1dc7a0afbd0b0d08c92b/melejitkan-potensi-anak-melalui-pengenalan-minat-dan-bakat-anak-sejak-dini )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *