Didik Anak agar Tanggap Bencana

Didik Anak agar Tanggap BencanaDidik Anak agar Tanggap Bencana – Coba bayangkan kemungkinan terburuk… sebagai contoh: Anda dan anak sedang berada di tempat yang berbeda saat terjadinya bencana seperti ketika anak sedang sekolah dan Anda sedang bekerja.

Bukan maksud untuk mengajak kita berpikir yang tidak-tidak, atau bikin was-was saja… namun bencana alam seperti gempa bumi, kebakaran, banjir, tanah longsor, dan lain-lain menjadi bagian tak terelakkan bagi masyarakat Indonesia yang tinggal di wilayah Cincin Api Pasifik. Oleh karenanya, penting untuk keluarga Anda mendidik anak agar tanggap dalam menghadapi segala kemungkinan bencana.

Sangatlah penting bagi semua anggota keluarga untuk mengetahui bagaimana seharusnya bereaksi dan beraksi dalam keadaan darurat. Langkah-langkah darurat perlu dipahami dan dikuasai agar saat bencana benar terjadi, setiap anggota sudah siap untuk menghadapinya.

Dilansir Healthy Children, ada beberapa hal yang bisa Anda ajarkan pada anak untuk lebih tanggap saat menghadapi bencana, di antaranya:

  1. Buat Rencana Bencana Keluarga

    Ambil beberapa langkah sederhana. Semua anggota keluarga harus tahu bagaimana bereaksi dalam keadaan darurat, karena perlindungan terbaik adalah mengetahui langkah darurat yang harus dilakukan.

    Bicarakan dengan anak Anda, tentang jenis bencana yang mungkin terjadi di wilayah Anda dan bagaimana cara menghadapi bencana itu. Misalnya, saat terjadi gempa bumi dan jika anak sedang berada di luar rumah, pastikan mereka menjauh dari tiang listrik, tiang lampu, dan bangunan yang mungkin runtuh.

  2. Ajari Anak Mengenali Sinyal Bahaya

    Pastikan anak Anda tahu apa dan seperti apa detektor asap, alarm kebakaran, dan sistem peringatan masyarakat lokal (sirine). Setelah itu, Anda juga harus memastikan anak tahu langkah apa yang harus dilakukannya.  Jelaskan juga pada anak, bagaimana dan kapan harus meminta bantuan. Pastika mereka menyimpan nomor telepon darurat, dimana anggota keluarga bisa menemukan mereka.

  3. Ajarkan untuk Tetap Tenang dan Tidak Panik

    Peran terpenting orang tua dalam situasi darurat adalah tetap tenang. Anak-anak dari segala umur dengan mudah mengikuti tingkah laku yang Anda lakukan. Jika Anda bersikap tenang, anak Anda juga akan tenang mengikuti tingkah laku Anda.

    Para ahli sepakat bahwa Anda harus jujur terhadap anak Anda dengan menjelaskan apa yang sedang terjadi. Pastikan memberi mereka informasi yang jelas tentang bencana apa yang sedang dihadapi, dan minta anak agar tenang sekaligus mengikuti arahan yang diberikan oleh Anda.

  4. Menyusun Perlengkapan Bencana untuk Keluarga

    Kita tak pernah tahu kapan bencana akan datang, namun kita bisa mempersiapkan hal-hal yang perlu dibawa ketika bencana itu benar-benar datang. Maka apabila hal ini terjadi, pastikan Anda sudah mengajarkan anak untuk tahu barang apa saja yang perlu dibawa.  Barang-barang tersebut harus mencakup kebutuhan primer: makanan dan minuman, persediaan obat, pakaian secukupnya, uang tunai secukupnya, telepon genggam beserta charger, senter, dan alat mandi.

( sumber :  kumparan.com )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *