Homeschooling Jakarta

4 Pertimbangan Memilih Homeschooling Jakarta

homeschooling jakartaTepat dalam memilih homeschooling Jakarta adalah sebuah kebutuhan bagi orangtua yang memutuskan memakai metode belajar satu ini. Sesuai dengan namanya, homeschooling memiliki arti proses belajar mengajar secara profesional yang dilakukan di rumah sendiri. Metode ini menjadi angin segar bagi orangtua yang mendapati anaknya sebagai korban bullying, salah bergaul, dan lain sebagainya.

Pertimbangan Wajib Dalam Memilih Homeschooling

Ada banyak tempat yang menawarkan metode belajar homeschooling, apalagi untuk kota Jakarta yang dikenal sebagai kota metropolitan. Mencari kualitas terbaik sangat penting untuk memastikan buah hati mendapatkan pendidikan yang tepat. Maka lakukan pertimbangan  berikut agar tidak keliru dalam memilih homeschooling di kawasan Ibu Kota:

  1. Mempertimbangkan Kebijakan Pemerintah

    Sistem belajar yang diterapkan dalam homeschooling sebaiknya disesuaikan dengan kebijakan pemerintah. Sehingga bisa memberikan kualitas pendidikan yang tidak berbeda jauh dari sekolah formal agar siap terjun di masyarakat. Pertimbangan lainnya juga terkait Ujian Nasional, sebab saat ini ada  mata pelajaran dalam UN tersebut.

    Maka untuk memaksimalkan homeschooling Jakarta yang digunakan bisa memilih 7 mata pelajaran tersebut saja. Supaya anak fokus untuk menguasai 7 mata pelajaran tersebut dan memperkecil kemungkinan tidak lulus. Memilih tetap mengikuti kebijakan pemerintah membuat proses homeschooling tidak mengecewakan karena bisa mengukur kualitas anak dengan anak seusianya.

  2. Cari Tahu Kredibilitasnya

    Memilih homeschooling untuk buah hati sebaiknya memakai jasa pengajar yang memang sudah terpercaya. Bisa menimbang masalah reputasi dan ulasan dari pengguna jasa tenaga pengajar tersebut. Ada baiknya mencari homeschooling hasil rekomendasi orang terdekat sehingga kualitasnya sudah terbukti.

    Pertimbangan ini sangat penting untuk dilakukan guna memastikan homeschooling yang digunakan memberi manfaat maksimal. Sebab jika asal dalam memilih bisa jadi proses belajar yang dibangun kurang memberi rasa nyaman. Bukannya anak bisa  belajar maksimal yang terjadi malah sebaliknya, sehingga kualitas akademiknya kalah jauh dengan sekolah formal.

  3. Sesuaikan dengan Kondisi Bugdet

    Pemilihan homeschooling Jakarta yang terbaik sebaiknya tidak mengabaikan masalah budget. Dianjurkan untuk tetap rasional karena percuma memakai homeschooling termahal jika pada akhirnya tidak sanggup membayarnya. Ada banyak jasa homeschooling bagus dengan harga ramah kantong dan bisa ditawar. Asalkan cermat memilih dan tidak lelah membandingkan tentu akan menemukan yang terbaik.

  4. Libatkan Pendapat Anak

    Meskipun pendidikan anak sepenuhnya ada di tangan orangtua, bukan berarti anak tidak bisa ikut terlibat di dalamnya. Sebab bagaimanapun juga yang menjalani proses belajar homeschooling ini adalah anak itu sendiri. Ada baiknya bertanya mengenai pendapat anak, jika anak memilih homeschooling dan menyukai yang sudah dipilih. Maka bisa dilanjutkan, jika sebaliknya maka tidak ada salahnya untuk dihentikan.

5 Kelebihan Homeschooling dan Siapa Saja yang Tepat Menggunakannya

Semua orangtua dijamin akan memikirkan anaknya secara detail sejak masih di dalam kandungan bahkan sampai tutup usia. Nyaris semua orangtua akan berupaya untuk bisa memberikan yang terbaik pada anaknya, salah satunya untuk kebutuhan pendidikan. Beberapa orangtua nyaman memberikan sekolah formal, dan beberapa lagi yang lainnya lebih memilih homeschooling.

Berkenalan dengan Homeschooling

Selain mendaftarkan buah hati ke sekolah formal, para orangtua juga bisa memilih homeschooling yang sudah lama dikenal masyarakat. Homeschooling sendiri merupakan metode pendidikan alternatif selain di sekolah yang dilakukan di rumah sendiri secara mandiri.

Jika sekolah formal menuntut si anak untuk datang ke sekolah dan masuk kelas berisi puluhan siswa lain di bawah bimbingan satu guru. Maka untuk homeschooling si anak tidak perlu pergi kemana-mana, cukup di rumah dan guru yang datang. Sistem ini mandiri sehingga si anak tidak memiliki teman selama belajar seperti teman sekelas pada pendidikan formal.

Menggunakan sistem homeschooling tentunya bukan kebetulan semata, setiap orangtua memiliki alasan sendiri mengapa memilihnya. Mayoritas beralasan karena kurang puas dengan kualitas pendidikan di sistem formal. Beberapa juga menuturkan memiliki kekhawatiran buah hati salah pergaulan karena berteman dengan siswa yang salah atau nakal.

Sebenarnya masih banyak lagi alasan yang dimiliki para orangtua untuk menjadikan homeschooling sebagai solusi. Jika Anda mendapati situasi serupa maka tidak ada salahnya memilih sistem mandiri ini untuk memberikan hak pendidikan pada buah hati. Baik formal maupun homeschooling sudah diakui negara, sehingga sama-sama diakui.

Kelebihan Homeschooling

Menghadirkan sistem pendidikan yang mandiri dan pendekatan personal, karena satu guru akan fokus pada satu anak. Sekaligus proses belajar mengajar dilakukan di rumah siswa yang bersangkutan. Maka metode pendidikan ini punya beberapa kelebihan, yakni:

  1. Waktu Belajar Lebih Fleksibel

Sistem homeschooling lebih personal dan mandiri sehingga sangat fleksibel untuk disesuaikan kebutuhan maupun keinginan penggunanya. Baik anak maupun si orangtua memiliki andil untuk menentukan jadwal pembelajaran sekaligus apa yang akan dipelajari. Sehingga waktu belajar menjadi lebih efektif mengingat semuanya disesuaikan dengan kebutuhan anak dan orangtua.

  1. Bakat Anak Lebih Mudah Berkembang

Model homeschooling membuat pengajar lebih mudah mengawasi dan memperhatikan bakat maupun minat murid tunggalnya. Pengajar alias guru ini bisa menemukan dan menyadari bakat luar biasa yang dimiliki anak selama interaksi belajar mengajar. Inilah alasan banyak yang berujar jika homeschooling membantu siswa mengembangkan bakatnya.

Sebab ketika bakat dan minat anak sudah diketahui maka pengajar dan orangtua akan fokus membantu perkembangannya. Materi pembelajaran, waktu belajar, sampai lokasi akan disesuaikan untuk mengembangkan bakat tersebut. Sehingga si anak tampil maksimal melalui bakat dan minat yang tepat.

  1. Kebutuhan Istirahat Anak Terpenuhi

Sistem belajar formal menuntut anak menghabiskan waktu lebih banyak di sekolah, tak hanya belajar materi akademik namun juga non-akademik. Baik itu olahraga langsung di lapangan, ujian praktek, ekstrakurikuler, maupun untuk jam belajar tambahan dari sekolah.

Meski semua yang diajarkan memberi manfaat namun waktu si anak untuk istirahat menjadi terpangkas. Sebagian besar waktu dihabiskan di sekolah sehingga kesulitan untuk bisa tidur siang maupun tidur malam lebih awal. Berbeda dengan homeschooling yang memiliki waktu belajar fleksibel, sehingga kebutuhan istirahat anak dapat terpenuhi.

  1. Pergaulan Anak Lebih Terjamin

Khawatir buah hati salah pergaulan? Jika mendapati kekhawatiran seperti ini maka idealnya Anda memilih metode pendidikan homeschooling. Sebab metode ini membuat anak tidak memiliki teman sekelas yang tidak bisa dimonitoring mana yang baik dan yang nakal oleh orangtua.

Homeschooling membuat anak hanya menjadi siswa tunggal sehingga resiko salah pergaulan sangat kecil nyaris nihil. Hal ini menjamin anak tetap bersifat dan bersikap positif sesuai dengan apa yang diajarkan oleh kedua orangtuanya.

  1. Tempat Belajar Lebih Beragam

Jika selama ini Anda berpandangan bahwa homeschooling hanya bisa dilakukan di rumah sendiri. maka sebenarnya praktek di lapangan memiliki tempat belajar yang lebih kompleks dan beragam. Sebab pengajar maupun orangtua bisa memilih belajar di luar rumah, tak hanya di halaman rumah saja.

Akan tetapi bisa pula ke suatu tempat yang fasilitas belajarnya lebih beragam dan lengkap. Misalnya saja datang ke perpustakaan umum, museum, tempat wisata alami, dan lain sebagainya sesuai kebutuhan si anak.

Menerapkan metode homeschooling memang banyak dipertimbangkan, khususnya orangtua di kota besar. Kota besar memiliki resiko kenakalan remaja yang tinggi dan bisa jadi kesulitan untuk menemukan sekolah berkualitas. Sehingga metode homeschooling seolah menjadi penolong dari segala permasalahan tersebut.

Anak-Anak yang Memerlukan Homeschooling

Tidak semua anak bisa dikatakan lebih cocok mendapatkan metode pendidikan homeschooling, pun sebaliknya. Orangtua memiliki tugas penting untuk menentukan apakah buah hatinya lebih cocok ke pendidikan formal atau malah ke homeschooling. Membantu tugas tersebut, berikut beberapa karakter anak yang ideal mendapatkan metode homeschooling untuk pendidikannya:

  1. Anak Cenderung Hiperaktif

Jika buah hati cenderung hiperaktif atau malah mengalami kondisi ADHD yakni attention deficit hyperactivity disorder. Maka memberikan pendidikan homeschooling adalah langkah terbaik untuk diambil. Anak dengan kecenderungan ini akan lebih mudah belajar dibawah bimbingan guru secara personal.

  1. Anak dengan Kondisi OCD

OCD adalah kondisi dimana seorang anak memiliki pikiran, perasaan, dan bahkan ketakutan berlebih pada sesuatu hal. Anak dengan kondisi ini akan mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi sehingga kurang cocok masuk ke sekolah formal. Lebih nyaman jika dengan homeschooling untuk meminimalisir OCD atau obsessive compulsive disorder tadi.

  1. Anak Mengalami Disleksia

Disleksia sendiri merupakan kondisi dimana anak mengalami kesulitan untuk belajar sebab kesulitan untuk membaca maupun menulis. Anak akan berhalusinasi melihat angka maupun huruf menjadi bentuk berbeda dibandingkan dengan wujud aslinya. Jika ditaruh di kelas pendidikan formal maka akan akan mudah tertinggal dengan siswa lain di satu kelas.

Kondisi ini akan membuat anak terlihat sangat bodoh, padahal tidak demikian jika diajari dengan metode yang tepat. Artinya anak butuh bimbingan secara personal untuk bisa membaca dengan benar, menghitung dengan tepat, dan lain sebagainya. Maka memberikan homeschooling sangat dianjurkan untuk anak dengan disleksia ini.

Beberapa kondisi memang membuat homeschooling lebih tepat untuk diambil supaya anak lebih mudah belajar dengan maksimal. Beberapa contoh karakter anak yang cocok mendapat homeschooling sudah disebutkan di atas. Namun tidak menutup kemungkinan Anda tetap memberi homeschooling dengan alasan diluar kondisi tersebut. Sah saja untuk dilakukan, dan pastikan memilih layanan homeschooling yang bagus.

Bagi Anda para orangtua yang mendapati kesulitan menemukan layanan homeschooling berkualitas dan profesional. Maka bisa mempertimbangkan untuk menghubungi kontak 0896-5331-2998, disini Anda bisa berkonsultasi untuk memperoleh homeschooling sesuai kebutuhan dan juga anggaran. Sehingga bisa memberikan pendidikan mandiri pada buah hati dengan tepat dan di bawah bimbingan ahlinya.

Rekomendasi Homeschooling Terbaik

Mencari homeschooling yang terbaik memang penting, dan dianjurkan untuk mencari rekomendasi sebanyak mungkin. Fikar School bisa dijadikan pertimbangan karena memang menjadi penyedia metode belajar homeschooling berpengalaman. Bersama Fikar School menyediakan suasana belajar yang kondusif kepada buah hati menjadi lebih mudah.

Sistem pembelajaran yang diberlakukan akan disesuaikan dengan kebutuhan anak dan Anda sendiri, sehingga terjamin lebih sesuai. Fikar School juga menyediakan sistem belajar dengan siswa terbatas yakni antara 5-15 orang. Kegiatan belajar dijamin semakin nyaman karena juga disediakan gedung yang nyaman dan berfasilitas lengkap.

Tidak perlu ragu menggunakan homeschooling Fikar School karena memang sudah terpercaya dan berpengalaman. Ditunjang pula oleh tenaga pengajar yang memang sudah kompeten untuk menyediakan homeschooling, tidak heran jika dikenal sebagai homeschooling Jakarta terbaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *