Menjadi Pribadi yang Optimis dan Tangguh

Menjadi Pribadi yang Optimis dan Tangguh;

Bagaimana kita menyikapi setiap peristiwa yang terjadi dalam hidup kita akan menentukan jalan hidup kita selanjutnya.

  1. Ingatlah bahwa setiap kesulitan itu ada jalan keluarnya

Seberat apa pun kesulitan dan masalah yang sedang dihadapi dalam hidup ini, pasti ada solusinya. Paradigma seperti itu dapat menumbuhkan sikap optimis. Tak satu pun mampu menghentikan perjalanan hidupnya. Dia akan terus melangkah dengan pasti menggapai masa depan yang penuh dengan pengharapan.

  1. Hanya mengucapkan kata-kata positif yang membangun

Mana yang lebih baik untuk diucapkan: hal-hal / kata-kata yang buruk, atau hal-hal / kata-kata yang baik?  Dalam eksperimen yang melibatkan sekelompok siswa SD, diperlihatkan dua buah wadah tertutup berisi nasi putih. Pada wadah yang pertama, ditempelkan stiker bergambar emoticon ‘senyum’, dan wadah kedua ditempel emoticon ‘sedih’. Lalu para siswa ditugaskan untuk mengucapkan kata-kata positif pada wadah ber-emoticon ‘senyum’, seperti: kamu baik, kamu cantik, kamu hebat, dsb.  Sedangkan pada wadah ber-emoticon ‘sedih’ diucapkan kata-kata negatif, seperti: kamu buruk, kamu bodoh, kamu terkutuk, dll.

Sekitar 10 hari kemudian terlihat perbedaan kondisi nasi di dalam kedua wadah tersebut. Nasi di dalam wadah ber-emoticon ‘senyum’ berwarna putih kekuningan, sedangkan nasi di wadah ber-emoticon ‘sedih’ mulai berwarna kehitaman. Yang cukup mengejutkan, setelah 30 hari hasilnya sangat signifikan: nasi dalam wadah ber-emoticon ‘senyum’ selain berwarna putih kekuningan, ternyata mengeluarkan bau seperti ragi; sedangkan nasi wadah ber-emoticon ‘sedih’ warnanya makin hitam dan mengeluarkan bau busuk.

Apa kesimpulan dari eksperimen tersebut? Kalau kita selalu mengucapkan kata-kata negatif, buruk, pesimis, dsb.; kemungkinan apakah yang akan terjadi dalam hidup kita? Kemungkinan kita akan semakin lemah, putus asa, dan seterusnya. Begitu pula sebaliknya: kita akan semakin kuat, optimis, termotivasi, bahagia, dsb.

Maka teruslah berkata-kata positif, mendoakan kebaikan, yang akhirnya akan kembali ke diri kita sendiri.

  1. Teruslah berdoa dan yakin akan kekuasaan Tuhan

Tidak ada yang sulit bagi Sang Mahakuasa untuk melakukan segala sesuatu, bahkan apa yang mustahil menurut kita, sangatlah mudah bagi-Nya. Kesulitan hidup dan beratnya cobaan yang kita hadapi yang mungkin saja membuat kita putus asa, maka ingatlah akan kehebatan dan kemampuan Tuhan yang tentu saja dapat membuka jalan ataupun memberikan solusi untuk kita, asalkan kita benar-benar yakin, percaya sepenuhnya, dan berikhtiar (baca: berusaha segenap kemampuan kita) secara maksimal, hingga tak ada lagi yang tersisa – tentu saja dalam hal ini kita tidak boleh mengabaikan perintah dan larangan-Nya, jalankan ibadah secara benar, dan jauhi segla larangan-Nya.

(sumber: Kompasiana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *