Agar Anak Percaya Diri

Agar Anak Percaya Diri; Menanamkan sikap percaya diri kepada anak adalah hal wajib lainnya yang harus kita tanamkan kepada anak. Karena tanpa memiliki rasa percaya diri yang kuat, mereka akan sulit mencapai kesuksesan dalam hidupnya.

Kalau kita ingin melihat anak-anak kita tumbuh menjadi orang yang sukses di masa depannya, mulai sekarang kita tanamkan sikap percaya diri ini kepada anak. Karena menanamkan suatu sikap kepada anak ibarat kita menanam sebuah pohon, butuh proses, tidak bisa instan. Maka alangkah baiknya ketika kita ingin menanamkan sebuah sikap kepada anak dimulai sejak sedini mungkin.

Menanamkan sikap percaya diri kepada anak bisa dimulai dari ucapan-ucapan kita sebagai orang tua kepada anak. Misalnya dengan selalu mengucapkan hal-hal yang baik saja kepada anak, bahkan ketika kita sedang marah sekalipun akibat kesalahan yang mereka perbuat. Kita harus selalu mencari sisi positif dari setiap kesalahan anak, bukan berarti kita tidak boleh memberikan hukuman, tetapi kita selalu menjaga ucapan kita agar tidak menyakiti perasaannya. Karena bisa jadi kesalahan anak adalah akibat kesalahan kita juga sebagai orang tuanya yang belum bisa mendidik mereka dengan baik.

Maka penting sekali kita belajar ilmu parenting agar ucapan kita sebagai orang tua selalu positif. Karena ucapan kita sebagai orang tua itu sekaligus adalah doa kita kepada anak. Jadi jangan pernah kita mengucapkan hal-hal yang negatif kepada anak. Maka orang tua harus selalu sadar dengan ucapannya. Karena anak adalah ‘cermin’ dari sikap orang tuanya. Berikut ini yang perlu diperhatikan oleh para orang tua:

  1. Selalu kontrol ucapan kita kepada anak dalam setiap situasi dan kondisi karena ucapan kita sebagai orang tua adalah doa bagi mereka, maka doakan mereka yang baik-baik saja.
  2. Bangkitkan rasa percaya diri anak meskipun mereka sedang dalam keadaan terpuruk, karena ucapan orang tua adalah hal yang paling mereka tunggu-tunggu dan yang paling ampuh untuk membangkitkan semangat mereka. Jangan biarkan mereka begitu saja dalam keadaan terpuruk tanpa ada kata-kata yang membangkitkan semangat mereka.
  3. Dorong anak agar berani menghadapi ketakutan dan tidak menghindarinya. Bantu dan ajak anak untuk mengatasi rasa takut, ajak untuk bertemu dengan orang yang baru supaya tidak takut menghadapi orang lain.
  4. Ajarkan mereka keterampilan khusus, seperti keterampilan pemecahan masalah, yang dapat membantu anak tidak mudah menyerah ketika dihadapkan dengan keadaan dan tantangan yang sulit.

Ingatlah bahwa kita tidak dapat selalu menemani anak kita seumur hidup mereka. Oleh karena itu sebelum maut menjemput, mari kita tanamkan sikap percaya diri itu kepada anak-anak kita, agar mereka tumbuh menjadi manusia-manusia yang kuat secara mental.

( sumber: https://nakita.grid.id/read/021600604/agar-anak-berani-percaya-diri-dan-mandiri-lakukan-8-cara-ini?page=all )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *